Bus Tua di Wales Berubah Menjadi Penginapan Unik

Bus-bus tua di Wales, Inggris kini dimanfaatkan sebagai penginapan unik untuk liburan glamping.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Independent Cottage
Bus tingkat tua dimanfaatkan kembali menjadi bungalow di lokasi wisata di Wales, Inggris. 

Sekitar beberapa bulan lalu, mata masyarakat Jakarta seperti terbuka soal banyaknya bus bekas
angkutan Transjakarta yang terbengkalai.

Bus-bus tersebut mangkrak di lahan kosong di berbagai tempat, seperti di Dramaga, Bogor atau di
Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

Ratusan unit bus berlabel Transjakarta terbengkalai di sebuah lahan kosong di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (29/7/2019).
Ratusan unit bus berlabel Transjakarta terbengkalai di sebuah lahan kosong di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (29/7/2019). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

Jika melihat foto-foto yang beredar kala itu, muncul juga rasa pilu melihat kendaraan besar itu seperti
murung menunggu kematian, alias dihancurkan sebagai besi tua.

Apakah selalu begitu nasib kendaraan tua? Ternyata tidak, sebab bus-bus tua di Wales, Inggris
kini dimanfaatkan sebagai penginapan.

Sebagaimana diwartakan Mirror, bus tingkat jenis Leyland Titan produksi tahun 1964 sekarang
bisa disewa untuk kegiatan glamping (glamour camping).

Bus-bus tua itu kini menjalani hidup baru, menjadi bungalow dengan fasilitas lengkap. Di dalam bus tidak hanya berisi satu tempat tidur, tapi dua.

Menurut Mirror, satu bus tingkat itu bisa untuk menginap enam orang, karena ada dua kamar
tidur, dan sofa ruang tamu bisa diubah menjadi tempat tidur.

Salah satu kamar tidur di bungalow bus tingkat di Wales, Inggris.
Salah satu kamar tidur di bungalow bus tingkat di Wales, Inggris. (Independent Cottage)

Bukan hanya itu, di dalam bus itu kini juga ada dapurnya, sehingga tamu bisa memasak sendiri
penganan mereka selama menginap di dalam bus.

Untuk masalah buang hajat tak perlu dikhawatirkan, karena ada toilet di dalam bus.

Bus tingkat ala bungalow tersebut menjadi salah satu atraksi di Ceridwen Centre, sebuah
peternakan yang membuka diri menerima wisatawan yang ingin mengetahui kehidupan peternakan.

Selain itu, para tamu juga bisa trekking di sekitar lokasi peternakan, menjelajah kawasan
perbukitan rumput di Wales.

Kawasan itu memang sudah kondang sebagai daerah tujuan wisata di Inggris, terutama bagi mereka
pencinta jalan-jalan di alam bebas.

Maka, kehadiran penginapan unik itu menambah daya tarik destinasi tersebut.

Sebenarnya, bukan di Ceridwen center saja bus tingkat diubah fungsi menjadi hotel atau tempat
menginap.

Sebelumnya, sudah ada bus tingkat Leyland yang diubah menjadi tempat menginap, dengan nama
Daisy Decker.

Seperti dilansir Mirror, para pelancong di Inggris juga tak ragu-ragu keluar uang untuk tidur
di bungalow unik tersebut.

Laman Independent Cottage menjual bungalow bus itu dengan harga 139 poundsterling per malam,
atau sekitar Rp 2,5 juta.

Hanya saja, karena kapasitas bus cukup besar, maka harga untuk per orang menjadi sekitar 23
poundsterling. Tak berbeda jauh dari tarif hotel konvensional.

Semoga cerita dari Inggris ini menjadi inspirasi bagi para pengusaha wisata, untuk memanfaatkan
bus-bus bekas Transjakarta sehingga tak teronggok sia-sia menunggu kematian.

Dapur dan ruang tamu dalam bus tingkat yang sudah diubah menjadi bungalow.
Dapur dan ruang tamu dalam bus tingkat yang sudah diubah menjadi bungalow. (Independent Cottage)
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved